![]() |
| Ketua Lembaga Sertifikasi Person (LSP) Pilar Pendidikan dan Pelatihan Indonesia, Raden Iwan Rahmat Leksonoputra (kanan) dan Inisiator Gerakan Garuda 8 Nuswantara, Heru Budi Wasesa (kiri). |
Prakata.com – Ketua Lembaga Sertifikasi Person (LSP) Pilar Pendidikan dan Pelatihan Indonesia, Raden Iwan Rahmat Leksonoputra, memberikan tanggapan positif terhadap Gerakan Komunitas Garuda 8 Nuswantara (G8N). Menurutnya, inisiatif yang digagas Heru Budi Wasesa tersebut sejalan dengan semangat membangun ketahanan bangsa secara mandiri dan partisipatif.
Tanggapan ini disampaikan Iwan menyusul dilakukannya diskusi
para tokoh lintas bidang G8N yang digelar di Bekasi pada Minggu (21/9/2025).
Dalam pernyataannya, G8N menegaskan diri sebagai garda masyarakat yang proaktif
mengawal program dan kebijakan pemerintah yang dinilai baik untuk rakyat, tanpa
menunggu perintah dari pihak mana pun.
“Sikap proaktif dan mandiri seperti yang ditunjukkan
Komunitas G8N patut diapresiasi. Pendekatan ‘tanpa menunggu perintah’ ini
mencerminkan kedewasaan berdemokrasi dan rasa tanggung jawab sebagai warga
negara,” ujar Iwan Rahmat Leksonoputra, Sabtu (27/9/2025).
Iwan menilai, komitmen G8N yang tidak hanya mendukung tetapi
juga bersikap kritis dengan memberikan masukan konstruktif merupakan bentuk
sinergi yang dibutuhkan dalam tata kelola pemerintahan. Kolaborasi antara
komunitas profesional, akademisi, dan pemerintah dinilainya penting untuk
menghadapi tantangan bangsa.
“Komitmen untuk memberikan solusi dan asistensi, bukan
sekadar kritik, sangat berharga. Apalagi dengan ruang lingkup yang mengadopsi
konsep Asta Gatra, yang mencakup aspek trigatra dan pancagatra, menunjukkan
pendekatan yang komprehensif dalam membangun ketahanan nasional,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perluasan jaringan G8N hingga ke tingkat
daerah. Menurut Iwan, pemahaman terhadap kondisi dan geopolitik lokal adalah
kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
“Dengan menyebar hingga ke kabupaten dan kota, G8N dapat
menjadi jembatan yang efektif untuk menyuarakan aspirasi dan dinamika akar
rumput. Ini sejalan dengan prinsip-prinsip good governance,” tambahnya.
Dengan jaringan anggota yang luas dan keahlian di berbagai
bidang, Iwan berharap G8N dapat menjadi mitra yang produktif bagi pemerintah
dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dukungan dari elemen masyarakat
seperti ini, menurutnya, akan memperkuat fondasi ketahanan nasional Indonesia
di masa depan.
Komunitas Garuda 8 Nuswantara, yang dimotori oleh Heru Budi
Wasesa, mendeklarasikan diri sebagai komunitas yang bergerak berdasarkan
prinsip kemandirian. Salah satu prinsip utama mereka adalah fokus pada
substansi suatu perkataan atau perbuatan, apakah baik untuk bangsa dan negara,
terlepas dari latar belakang pelakunya. (Gud)


