Trans Wibawa Mukti Bakal Tambah Koridor Baru, Targetkan Tiga Rute Beroperasi 2030 - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Trans Wibawa Mukti Bakal Tambah Koridor Baru, Targetkan Tiga Rute Beroperasi 2030

Bus Trans Wibawa Mukti.
Prakata.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya mengembangkan layanan transportasi massal berbasis bus melalui sistem feeder Trans Wibawa Mukti. Saat ini, koridor pertama yang menghubungkan LRT Jatimulya dan Stasiun Cikarang sudah berfungsi, sementara rencana penambahan rute baru masih dalam tahap kajian untuk jangka menengah hingga panjang. 

Firman Arief Sembada, Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, mengungkapkan bahwa saat ini baru satu koridor yang beroperasi karena keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat, termasuk Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

"Saat ini baru satu feeder yang berjalan, yaitu dari LRT Jatimulya ke Stasiun Cikarang. Untuk koridor kedua dan ketiga masih dalam tahap perencanaan, dengan target operasional antara 2027 hingga 2030," jelas Firman, Jumat (8/8/2025). 

Selain itu, Dishub Kabupaten Bekasi juga sedang menjajaki kolaborasi dengan PT. Transjakarta melalui program Trans Jabodetabek. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses transportasi bagi warga Bekasi, terutama yang bekerja di Jakarta. 

"Kami sedang mengkaji kemungkinan integrasi dengan Transjakarta. Ke depannya, masyarakat Cikarang mungkin bisa menikmati layanan Trans Jabodetabek dengan rute seperti Cikarang-Jakarta," tambahnya. 

Saat ini, Trans Wibawa Mukti mengoperasikan tujuh armada dengan 14.000 penumpang per hari. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi umum. 

Untuk pembiayaan, tahun 2026 masih mengandalkan skema buy the service dari APBD. Namun, ke depan mungkin dibentuk badan pengelola khusus seperti UPTD atau BLUD, yang nantinya bisa berkembang menjadi BUMD jika layanan semakin meluas. 

Mengenai tarif, saat ini masih disubsidi pemerintah, namun telah dilakukan kajian untuk menyesuaikan harga di kisaran Rp4.500-Rp7.000 tergantung jarak. 

"Tujuan kami bukan mencari untung, tapi memastikan layanan optimal dan berkelanjutan," tegas Firman. 

Ia mengajak warga Bekasi untuk beralih ke Trans Wibawa Mukti guna mengurangi kemacetan, polusi, dan kecelakaan lalu lintas. "Ayo jadikan Trans Wibawa Mukti sebagai kebanggaan bersama," pungkasnya. (Gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel