Ketua Dewan Minta Konflik Kegiatan 'Umi Cinta' Segera Diselesaikan - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Ketua Dewan Minta Konflik Kegiatan 'Umi Cinta' Segera Diselesaikan

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi.
Prakata.com – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menanggapi polemik seputar kegiatan keagamaan yang digelar ustadzah berinisial PY di Perumahan Dukuh Zamrud, Cimuning, Mustikajaya.

Kegiatan tersebut menuai protes dari warga setempat karena dinilai mengganggu ketertiban lingkungan.  

Sardi menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif, terutama dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80. 

Ia meminta Pemerintah Kota Bekasi segera menangani persoalan ini dengan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti MUI, Kesbangpol, dan Muspida.  

"Masalah ini harus segera diselesaikan karena mereka juga bagian dari masyarakat Bekasi yang telah berkontribusi banyak. Mari bersama jaga kerukunan," tegas Sardi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (13/8/2025).  

Sebelumnya, warga Perumahan Dukuh Zamrud melakukan aksi protes di depan rumah PY yang juga berfungsi sebagai tempat ibadah. Mereka membentangkan spanduk penolakan karena kegiatan tersebut dinilai tidak memiliki izin lingkungan.  

Menurut keterangan RT dan RW setempat, aktivitas keagamaan yang dijalankan PY yang kerap disapa "Umi Cantik" tidak pernah mengantongi perizinan resmi.  

Abdul Halim (45), tokoh agama di wilayah tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah berlangsung selama delapan tahun dan digelar rutin setiap akhir pekan, mulai pukul 05.00 hingga 12.00, dengan jumlah jemaah sekitar 70 orang.  

Warga sekitar mengeluhkan sikap sejumlah jemaah yang dianggap arogan, seperti parkir sembarangan dan merusak tanaman. Selain itu, kegiatan yang dilakukan secara tertutup dengan pagar terkunci memicu kecurigaan.  

"Suara bising dari anjing dan ketidaknyamanan akibat ulah jemaah menambah keresahan warga," ujar Abdul Halim, Senin (11/8/2025).  

Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah untuk mencegah eskalasi konflik dan memastikan ketertiban di lingkungan tersebut. (Ads)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel