Dies Natalis ke-61 IKA SMAN 1 Bekasi Diwarnai Suasana Duka dan Keprihatinan Nasional - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Dies Natalis ke-61 IKA SMAN 1 Bekasi Diwarnai Suasana Duka dan Keprihatinan Nasional

Ketua Umum IKA SMAN 1 Bekasi TB Hendra Suherman (tengah) didampingi Ketua Harian Heri Suko Martono (kiri) dan Ketua Panitia Acara Dies Natalis ke-61 SMAN 1 Bekasi Rena Maezeny saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (31/8/2025).
Prakata.com – Perayaan Dies Natalis ke-61 Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 1 Bekasi yang digelar pada hari ini berlangsung khidmat dan diwarnai suasana duka. Acara yang telah direncanakan setahun sebelumnya ini terpaksa diubah formatnya sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi negara yang dinilai tidak kondusif pasca demonstrasi pada 25 dan 28 Agustus 2025.

TB Hendra Suherman, selaku Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni SMAN 1 Bekasi (IKA Smansa), dalam sambutannya menyatakan bahwa panitia dan seluruh pengurus sengaja mengenakan pakaian hitam dengan pita hitam di lengan sebagai simbol belasungkawa.

"Artinya bahwa kami turut prihatin terhadap kondisi yang ada dan juga kami turut berbela sungkawa, duka cita mendalam terhadap para korban pada kejadian demo, baik 25 maupun 28 Agustus 2025," ujar Hendra usai acara di area lapangan Lagoon Avenue Mal, Bekasi Selatan, Minggu (31/8/2025).

Ia secara khusus menyampaikan duka bagi almarhum Affan Kurniawan yang menjadi korban dalam demonstrasi tersebut. "Kita doakan semoga beliau khusnul khatimah dan keluarganya diberikan kekuatan dan kesabaran. Dan tentunya bagi kekuatan-kekuatan yang lain pun, baik dari pihak masyarakat, para pendidikan, maupun dari pihak aparat keamanan kepolisian, kita juga turut mendoakan semoga Allah SWT memberikan kekuatan bagi mereka semua," tambahnya.

Mengusung tema "Perjalanan Waktu", acara yang awalnya dirancang untuk bersenang-senang pun dialihkan menjadi ajang kepedulian. Panitia menyelenggarakan santunan, penggalangan dana untuk Islamic Center, dan penggalangan dana untuk korban demonstrasi, khususnya keluarga almarhum Affan Kurniawan.

Tidak hanya itu, forum alumni juga menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait situasi nasional. Hendra menyampaikan dua poin penting dari pernyataan sikap tersebut. Pertama, para pejabat negara, dari tingkat tertinggi hingga terendah, diimbau untuk berhati-hati dalam bertindak dan berucap.

"Jangan sampai ada tindakan atau ucapan yang menyakiti hati masyarakat sehingga menimbulkan kejelasan sosial. Dalam kondisi ekonomi yang sekarang ini memang berat bagi masyarakat," serunya.

Kedua, pemerintah didesak untuk segera mengambil langkah atau kebijakan strategis agar situasi dapat kembali kondusif dan tidak berkembang. "Sekaligus kami juga memohon kepada seluruh elemen anak bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan," pungkas Hendra menutup pernyataannya.

Perubahan format dies natalis ini menunjukkan komitmen komunitas alumni SMAN 1 Bekasi untuk tidak hanya memikirkan selebrasi, tetapi juga turut merasakan dan merespons keadaan yang sedang terjadi di tengah masyarakat. (Gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel