Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Dukung Revitalisasi Tambak Pantura oleh KKP - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Dukung Revitalisasi Tambak Pantura oleh KKP

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan.
Prakata.com – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan, menyatakan dukungannya terhadap program revitalisasi tambak di wilayah pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat yang digencarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan ketahanan pangan nasional. 

KKP saat ini tengah melakukan sosialisasi intensif terkait revitalisasi tambak di empat kabupaten di Pantura Jawa Barat, dengan total lahan mencapai 20.413,25 hektare yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan (KHKP). Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tambak, memperbaiki infrastruktur perikanan, serta memberdayakan nelayan dan pembudidaya ikan. 

Faisyal menegaskan bahwa revitalisasi tambak ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Pantura Jawa Barat, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. 

"Program ini tidak hanya memperbaiki kondisi tambak yang sudah tidak optimal, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha perikanan yang lebih modern dan berkelanjutan," ujar Faisyal dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Ia juga berharap agar program ini dapat diikuti dengan pendampingan teknis, akses permodalan, dan pemasaran hasil tambak agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. "Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, revitalisasi ini bisa menjadi solusi bagi penguatan ekonomi pesisir dan ketahanan pangan di Jawa Barat," tambahnya. 

KKP menargetkan revitalisasi tambak di Pantura Jawa Barat akan meningkatkan produksi perikanan budidaya hingga 30%, sekaligus mengurangi dampak kerusakan lingkungan di kawasan pesisir. Masyarakat setempat pun menyambut baik program ini, dengan harapan dapat membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan mereka. 

Ke depan, Faisyal mendorong adanya sinergi antara pemerintah, swasta, dan kelompok masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (Gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel