![]() |
| Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra. |
Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, menyampaikan bahwa fokus utama kepengurusan saat ini adalah penguatan ekonomi berbasis kader. Salah satu program unggulan yang telah berjalan adalah dana bergulir yang dimanfaatkan lebih dari 70 orang.
“Program ini kita dorong agar terus berkembang, sehingga semakin banyak kader yang bisa terbantu dan mandiri secara ekonomi,” ujar Fendaby, Minggu (26/4/2026).
Selain itu, PKS Kota Bekasi juga aktif menggelar pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong program kemandirian pangan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan ekonomi.
Di sisi lain, kepedulian sosial juga menjadi perhatian serius. Selama bulan Ramadan, PKS Kota Bekasi berhasil menyalurkan bantuan kepada hampir 1.000 keluarga, baik dari kalangan kader maupun masyarakat umum.
“Alhamdulillah, hampir 1.000 keluarga bisa kita bantu. Ini hasil kerja bersama seluruh struktur dan dukungan anggota dewan,” katanya.
Fendaby menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut bukan sekadar program sesaat, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.
Tak hanya ekonomi dan sosial, PKS Bekasi juga mulai memperhatikan aspek kesehatan kader. Upaya yang dilakukan antara lain mendorong kepemilikan BPJS bagi kader pelopor serta merancang program pemeriksaan kesehatan.
Dalam momentum Halal Bihalal, PKS Bekasi juga meluncurkan program PaKiS (Pasar Kita Semua) sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi berbasis komunitas.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi tantangan global. Ia menyebut dunia saat ini tengah berada dalam kondisi penuh tekanan akibat krisis ekonomi dan geopolitik.
“Kita harus memperkuat ketahanan, terutama ekonomi, agar mampu menghadapi dampak global yang tidak menentu,” ujarnya.
Dengan berbagai program tersebut, PKS Kota Bekasi optimistis dapat terus memperkuat peran sebagai partai yang tidak hanya hadir dalam politik, tetapi juga dalam pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat. (Gud)


