Anggota DPRD Jabar Dorong Gubernur KDM Kembangkan SMK di Kawasan Industri - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Anggota DPRD Jabar Dorong Gubernur KDM Kembangkan SMK di Kawasan Industri

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Ronny Hermawan.
Prakata.com – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Ronny Hermawan, menyatakan dukungannya terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dalam pengembangan sekolah vokasi (SMK) di kawasan industri. Hal ini dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja terampil guna menyambut investasi besar di Jawa Barat.  

Ronny mendorong Gubernur KDM berkoordinasi dengan pengembang kawasan industri untuk mengalokasikan lahan seluas 1-2 hektare sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Lahan tersebut diusulkan untuk pembangunan SMK guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.  

"Kami mendukung Gubernur Kang Dedi Mulyadi untuk berkoordinasi dengan kawasan industri seperti MM 2100, Suryacipta Subang, KIIC Karawang, dan Deltamas agar menyisakan lahan untuk SMK," ujar Ronny, Kamis (13/6/2025).  

Menurutnya, sekolah vokasi menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas SDM Jawa Barat, terutama menyikapi persaingan dengan negara seperti Vietnam dan Myanmar yang tengah gencar mengembangkan industri. 

Jumlah penduduk Jawa Barat mencapai sekitar 50,489 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 32% atau 15,81 juta jiwa merupakan anak-anak dan remaja (usia 0-19 tahun). 

Dengan jumlah penduduk usia remaja ini, Jawa Barat dinilai memiliki potensi besar sebagai penyedia tenaga kerja terampil jika didukung pendidikan yang memadai.  

"Jangan sampai penduduk yang besar ini tidak menjadi SDM unggul. Jika dididik dengan baik melalui SMK, mereka akan memiliki keahlian yang dibutuhkan industri,"

"Anak-anak ini yang potensial kan, menjadi SDM yang akan mengisi ruang-ruang industri, ruang-ruang profesi di Jawa Barat ," lanjut Ronny.

Dukungan ini sejalan dengan rencana Pemprov Jabar memperkuat sektor pendidikan vokasi guna mendukung pertumbuhan industri. Sinergi antara pemerintah, pengembang kawasan industri, dan dunia pendidikan diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan daya saing ekonomi Jawa Barat. (Ads)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel