![]() |
| Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas kebarangkatan ibadah umrah para marbot masjid. |
Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan rasa terima
kasihnya kepada para marbot dan pegiat keagamaan yang dinilainya telah ikut
menjaga suasana kota tetap sejuk, tentram, dan harmonis.
"Terus terang kehidupan keagamaan di Jakarta ini
Alhamdulillah berjalan dengan baik sekali. Dan saya bersyukur bahwa Bapak Ibu
sekalian yang ada di ruangan ini adalah salah satu tiang, ataupun orang-orang
yang selama ini membawa kesejukan bagi Jakarta," ujar Pramono.
Menurut Gubernur, kerukunan kehidupan beragama yang kondusif
di Jakarta berdampak positif terhadap peningkatan mutu kehidupan masyarakat.
Hal itu tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta sebesar
85,05.
"Kehidupan kerukunan di Jakarta itu tercermin dari
Indeks Pembangunan Manusia, IPM. IPM itu salah satu faktor adalah kehidupan
kerukunan beragama. Jakarta sekarang ini nomor 1 dari seluruh provinsi yang ada
di Indonesia," jelasnya.
Pramono pun mengajak agar kerukunan umat beragama yang telah
terbangun tetap dirawat dengan baik, mengingat besarnya jumlah penduduk Jakarta
dan wilayah penyangga di sekitarnya.
Pada acara yang sama, Gubernur juga menyerahkan penghargaan
kepada para juara, pelatih, dan ofisial yang berlaga pada MTQ Nasional XXXI
Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Dalam kompetisi tersebut, Jakarta berhasil
menempati posisi juara ketiga.
Karena itu, Pramono berharap Jakarta mampu meraih prestasi
yang lebih baik pada ajang MTQ tahun depan.
"Untuk tahun depan, karena MTQ berlangsung di Jakarta
dan sekaligus Jakarta sebagai tuan rumah, saya berharap bahwa prestasinya akan
menjadi lebih baik," kata dia.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi
DKI Jakarta, Muhamad Matsani, menjelaskan bahwa program umrah diberikan kepada
48 orang, terdiri dari 44 marbot perwakilan tiap kecamatan se-Provinsi DKI
Jakarta, dua orang pendamping, serta dua orang peraih juara di MTQ Nasional.
Sementara itu, bantuan sound system diberikan kepada 125
masjid yang tersebar di seluruh kecamatan di Jakarta, dengan nilai bantuan Rp40
juta per masjid.
"Bantuan yang diberikan berupa barang kebutuhan sound
system masjid. Bantuan didistribusikan melalui anggaran hibah Dewan Masjid
Indonesia Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026," kata Matsani.
Penghargaan juga diberikan kepada kafilah DKI Jakarta pada
ajang MTQ Nasional ke-31 Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah yang berhasil
meraih juara tiga dengan perolehan 132 poin.


