![]() |
| Tol Jasa Marga dengan dinamika pasar modal nasional. |
Dalam kerangka itu, perusahaan membuka kajian terhadap sejumlah inisiatif strategis, termasuk kemungkinan pembelian kembali saham (buyback), dengan mempertimbangkan kebutuhan likuiditas serta rencana ekspansi operasional.
Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Trias Andriyanto, dalam pernyataannya, Rabu (21/10/2026), menjelaskan bahwa setiap alternatif aksi korporasi perlu dievaluasi secara menyeluruh supaya sesuai dengan kondisi dan prioritas bisnis perusahaan.
Menurutnya, kajian atas opsi buyback didasarkan pada evaluasi komprehensif untuk menjaga fundamental perusahaan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Pendekatan ini dinilai penting agar struktur keuangan tetap kokoh dan selaras dengan pengelolaan operasional jalan tol.
Trias menambahkan, perusahaan terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga pertumbuhan kinerja keuangan, dan meningkatkan kualitas layanan guna menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
“Dengan dukungan jaringan jalan tol yang luas dan konektivitas yang terus berkembang, kami berkomitmen menjaga kinerja berkelanjutan, menerapkan tata kelola yang bertanggung jawab, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pelayanan yang semakin baik bagi pengguna jalan,” ujarnya. (rtm)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


