![]() |
| Presiden Prabowo Subianto menyapa para atlet penyumbang medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya 3036. |
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bangga
serta terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan semua pihak yang telah
berjuang bersama kontingen Indonesia.
"Saudara-saudara sekalian, terima kasih atas kehadiran
saudara-saudara hari ini. Atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, atas
nama pemerintah saya ucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin, seluruh
atlet, pelatih, dan semua yang ikut serta dalam kontingen Indonesia dalam Asian
Games dan Asian Para Games," tutur Presiden.
Pada Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026, kontingen
Indonesia berhasil mengumpulkan 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak, dan
23 perunggu. Perolehan ini melebihi target awal yang hanya menetapkan empat
medali emas.
"Alhamdulillah di Asian Games dari target 4 medali
emas, kita berhasil meraih 5 medali emas, 11 perak, 23 perunggu, untuk totalnya
39 medali," kata Prabowo.
Sementara itu, prestasi kontingen Indonesia di Asian Para
Games ke-5 Aichi-Nagoya 2026 juga melampaui target. Indonesia berhasil membawa
pulang 15 medali emas, 21 perak, dan 37 perunggu, dengan total 73 medali, jauh
di atas target awal tujuh medali emas.
"Di Asian Para Games dari target 7 medali emas, kita
berhasil meraih 15 emas, 21 perak, 37 perunggu, total 73 medali," lanjutnya.
Sebagai wujud penghargaan atas kerja keras dan prestasi
tersebut, Presiden Prabowo menyerahkan bonus dan apresiasi secara simbolis
kepada sejumlah perwakilan atlet dan pelatih, yang mewakili para peraih medali
dari Asian Games maupun Asian Para Games.
Adapun perwakilan atlet yang menerima apresiasi antara lain
Desak Made dari cabang panjat tebing, Nurisa Dian Ashrifah dari panahan, I
Kadek Dwi dari para atletik lempar cakram, Muhammad Iqbal dari menembak,
Junaidi dari para judo, Eugenia Diva dari para wushu, serta Yayang Gunaya dari
para tenis meja. Pelatih bulu tangkis Indra Wijaya juga turut menjadi salah
satu penerima apresiasi.
Besaran bonus yang diberikan pemerintah berbeda-beda,
tergantung jenis medali dan nomor pertandingan. Untuk atlet nomor perorangan,
peraih emas mendapatkan Rp3 miliar, perak Rp525 juta, dan perunggu Rp262,5
juta. Pada nomor ganda, bonus yang diberikan sebesar Rp2,4 miliar untuk emas,
Rp420 juta untuk perak, dan Rp210 juta untuk perunggu.
Sedangkan untuk atlet nomor beregu, peraih emas memperoleh
bonus Rp1,5 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157,5 juta.
"Apresiasi langsung beliau berikan dengan langsung
menyerahkan bonus sebesar Rp3 miliar untuk peraih medali emas. Tetapi untuk
tentu kalau yang ganda atau yang berdua itu nilainya 2,4 (miliar) dan kalau
yang beregu nilainya 1,5 miliar," ujar Menpora Erick Thohir.
Tak hanya atlet, para pelatih juga mendapatkan apresiasi.
Pelatih atlet nomor perorangan atau ganda menerima bonus Rp900 juta untuk
medali emas, Rp157,5 juta untuk perak, dan Rp78,75 juta untuk perunggu.
Sementara pelatih nomor beregu mendapatkan Rp1,2 miliar untuk emas, Rp210 juta
untuk perak, dan Rp105 juta untuk perunggu. Untuk medali kedua dan seterusnya
yang diraih, bonus bagi pelatih diberikan sebesar Rp450 juta untuk emas,
Rp78,75 juta untuk perak, serta Rp39,375 juta untuk perunggu.


