![]() |
| Gerbang Tol Cikampek Utama 1. |
Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, mengungkapkan bahwa di sisi berlawanan, arus kendaraan dari wilayah timur menuju Jakarta melalui pintu tol yang sama tercatat 29.703 unit, atau mengalami peningkatan tipis 4,01 persen dari rata-rata harian biasa sebanyak 28.559 kendaraan.
Peningkatan mobilitas tak hanya terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama. Berdasarkan pantauan JTT Group, sejumlah ruas tol di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga menunjukkan dinamika serupa dengan pola pergerakan yang variatif.
Kondisi Tol Wilayah Jawa Tengah:
· GT Kalikangkung: Sebanyak 20.705 kendaraan menuju Semarang, meningkat 10,99 persen dari normal 18.655 unit. Sementara itu, kendaraan yang keluar Semarang menuju Jakarta justru tercatat turun 8,48 persen menjadi 13.994 unit (normal 15.291).
· GT Banyumanik: Arus menuju Solo mengalami kenaikan 6,96 persen dengan total 27.253 kendaraan (normal 25.480). Untuk arah Jakarta, tercatat 18.418 kendaraan atau naik tipis 0,22 persen dari normal 18.377.
Kondisi Tol Wilayah Jawa Timur:
· GT Warugunung: Volume menuju Surabaya turun 3,54 persen menjadi 20.057 kendaraan (normal 20.794), sementara arus sebaliknya menuju Jakarta justru naik 2,84 persen menjadi 21.229 unit (normal 20.642).
· GT Kejapanan Utama: Sebanyak 23.660 kendaraan menuju Malang (turun 2,96% dari normal 24.381) dan 23.212 kendaraan menuju Surabaya (turun 2,68% dari normal 23.852).
· GT Singosari: Tercatat 13.600 kendaraan menuju Malang (turun 5,66% dari normal 14.416) dan 12.067 kendaraan menuju Surabaya (turun tipis 0,36% dari normal 12.111).
Dary menambahkan meski kondisi arus lalu lintas selama masa libur panjang terpantau relatif lancar, pihaknya tetap mengingatkan para pemudik agar selalu memprioritaskan aspek keselamatan.
"Kami imbau pengguna jalan untuk tetap fokus dan konsentrasi, menjaga kondisi fisik prima, serta memanfaatkan aplikasi Travoy guna mendapatkan informasi lalu lintas terkini, lokasi tempat istirahat, pantauan CCTV, hingga akses layanan darurat demi kenyamanan perjalanan," pungkasnya. (rtm)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


