Prakata.com – Menjadi symbol hati yang putih dari para siswa di Unity School Galaxy, Kota Bekasi, Kanvas Putih dibentangkan oleh orang tua siswa sebagai bentuk perlawanan terhadap isu hoax dugaan bullying di sekolah tersebut.
Kanvas putih berisi tanda tangan, gambar, hingga coretan
kecil dari para siswa ini dibentangkan pada Rabu (5/8/2026) sebagai bentuk
pertahanan mereka terhadap isu bullying yang dihembuskan. Bahkan kabar tentang
penutupan sekolah telah menjadi keresahan bagi mereka baik orang tua maupun
siswa.
“Itu pure murni dari inisiatif kita sebagai orang tua, itu
lintas unit dari TK SD SMP SMA. Mau menyuarakan bahwa Unity ini aman, tidak ada
bullying, karena mereka yang menyekolahkan anak-anak mereka percaya bahwa Unity
ini aman tidak ada bullying,” kata Angie, orang tua siswa, Selasa (18/8/2026).
Ia menegaskan bahwa gambar dan tulisan yang tertuang pada
lembaran “kanvas putih” cukup sederhana. Yakni diantaranya bertuliskan “I
love Unity”, “I have a lot of friend in here”, “I’m happy school
in here”, dan sebagainya.
Bagi Angie, Kanvas Putih Unity School menjadi simbol dari hati
anak-anak yang putih, yang suci, yang bersih. Tetapi simbol ini yang kemudian tercoreng
oleh ulah oknum orang tua siswa yang melaporkan adanya tindakan bullying di
sekolah hingga sampai di meja audiensi DPRD Kota Bekasi.
Ibu dari dua orang anak ini berharap agar kegiatan belajar
mengajar siswa di Unity School tidak lagi terganggu oleh masalah kecil dan cerita-cerita
hoax yang membuat siswa resah.


