Yenny Kristianti dari PSI Dorong Program Gapura RW untuk Etalase dan Penegasan Batas Wilayah - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Yenny Kristianti dari PSI Dorong Program Gapura RW untuk Etalase dan Penegasan Batas Wilayah

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti, saat menjaring aspirasi warga di wilayah RW 14 Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, Selasa (7/7/2026).
Prakata.com - Anggota DPRD Kota Bekasi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yenny Kristianti, mengusulkan agar Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) membuat program pembangunan gapura di setiap wilayah Rukun Warga (RW). Gagasan ini bertujuan agar gapura berfungsi sebagai etalase atau identitas kawasan sekaligus penanda batas wilayah administrasi.

Usulan tersebut disampaikan Yenny usai menghadiri kegiatan reses dan menyerap aspirasi warga di wilayah RT 02 RW 14, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, pada Selasa (7/7/2026). Ia mengakui, dalam sejumlah agenda temu warga dirinya banyak menerima masukan tentang pembangunan gapura dari warga.

"Dengan adanya gapura di setiap RW, kita bisa memiliki identitas kawasan yang jelas. Selain mempercantik lingkungan, ini juga menjadi penanda batas wilayah sehingga orang yang datang tahu bahwa mereka sudah memasuki daerah tertentu," ujar Yenny.

Politisi PSI yang duduk sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi ini menilai program gapura dapat menjadi solusi atas kurangnya penanda wilayah yang seringkali membingungkan pendatang. Ia juga mendorong agar pembangunan gapura melibatkan partisipasi aktif warga setempat untuk menumbuhkan rasa memiliki.

Gagasan Yenny sejalan dengan sejumlah studi dan praktik yang menunjukkan dampak positif keberadaan gapura di tingkat permukiman. Pembuatan gapura di setiap RW memiliki beberapa sisi positif misalnya sebagai identitas dan ikon wilayah. Gapura sebagai etalase dapat menampilkan potensi dan karakteristik sebuah wilayah.

Keberadaan gapuran juga dapat mempertegas administrasi, membantu memvisualisasikan batas-batas wilayah RW secara fisik. Dimana batas wilayah seringkali dijelaskan secara teknis berdasarkan koordinat dan titik-titik tertentu, gapura dapat menjadi penanda yang lebih kasat mata dan mudah dipahami oleh masyarakat umum dibandingkan deskripsi administratif semata.

“Gapura juga meningkatkan estetika dan citra lingkungan. Dapat menciptakan kesan pertama yang positif bagi siapapun yang memasukinya. Dan satu hal lagi gapura bisa memacu semangat gotong royong warga, misalnya dalam pembangunan yang melibatkan warga atau lomba menghias gapura,” ujar Yenny.

Yenny berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat mempertimbangkan usulan program pembangunan gapura di setiap RW ini.

"Kami akan terus memperjuangkan aspirasi warga, termasuk program strategis seperti pembangunan gapura ini. Saya harap nantinya setiap RW di Bekasi Barat, dan Kota Bekasi pada umumnya, bisa memiliki gapura yang menjadi kebanggaan bersama," pungkas Yenny. (gud)