Wali Kota Jaktim Ajak BPJS Kesehatan Jaring Peserta JKN Lewat Olahraga dan Donor Darah - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Wali Kota Jaktim Ajak BPJS Kesehatan Jaring Peserta JKN Lewat Olahraga dan Donor Darah

Kegiatan donor darah BPJS Kesehatan bersama Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.
Prakata.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-58, BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur menggelar aksi donor darah yang dibuka langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.
Kegiatan yang berlangsung di kantor setempat, Jalan Sunan Giri, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Selasa (28/7/2026), ini menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah kota dan lembaga pelayanan kesehatan.
‎Munjirin, yang juga turut menyumbangkan darahnya, menyampaikan apresiasi atas kiprah BPJS Kesehatan selama ini. Ia berharap institusi tersebut kian optimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 
Di sisi lain, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk bahu-membahu dengan BPJS Kesehatan menyasar warga yang belum tercatat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
‎"Peran BPJS Kesehatan sangat krusial bagi warga. Jika masyarakat sudah memahami dan merasakan langsung dampak positifnya, saya yakin mereka akan dengan sukarela mendaftar," ungkap Munjirin di tengah suasana kegiatan sosial tersebut.
‎Menurutnya, strategi jemput bola harus terus digencarkan untuk meningkatkan angka kepesertaan. Salah satu caranya adalah dengan menyelipkan sosialisasi dalam aktivitas sehari-hari yang dekat dengan warga.
Di momen ini, Munjirin pun mengajak jajaran BPJS Kesehatan Jakarta Timur untuk rutin turun ke lapangan melalui program SMASH, sebuah kegiatan bulu tangkis yang digelar setiap malam Sabtu bersama komunitas setempat.
‎"Di sinilah kita bisa bersua langsung dengan warga. Sambil berolahraga, petugas bisa menjelaskan beragam program dan keuntungan menjadi peserta JKN. Interaksi seperti ini efektif untuk mendongkrak kepesertaan," jelasnya.
‎Munjirin juga mengimbau masyarakat yang belum terbiasa donor darah untuk mulai mencoba, baik melalui kegiatan serupa maupun dengan datang langsung ke kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Ia mencontohkan komitmen pribadinya yang rutin menjadi pendonor setiap 2,5 hingga 3 bulan sekali.
‎Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Arif Setiadi, melaporkan bahwa aksi donor darah kali ini diikuti oleh 100 orang. Peserta tidak hanya berasal dari internal pegawai, tetapi juga lintas elemen, mulai dari kelurahan, kecamatan, Pemkot, hingga Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Turut hadir pula perwakilan badan usaha, karang taruna, warga sekitar, dan fasilitas kesehatan mitra BPJS.
‎"Kami bersyukur atas dukungan penuh dari Pemkot Jakarta Timur. Kehadiran langsung Pak Wali Kota untuk membuka dan ikut donor darah adalah bentuk kolaborasi yang luar biasa," tutur Arif.
‎Arif menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia berharap kegiatan ini menjadi ladang amal sekaligus solusi bagi kebutuhan darah di masyarakat.
‎"Terima kasih atas kerelaan hati para pendonor. Semoga inisiatif ini terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Arif. (rtm)