![]() |
| Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, saat meninjau produk UMKM unggulan yang dipamerkan di Makassar. |
Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, turut hadir dalam rangkaian acara tersebut bersama Koordinator Bidang Kreativitas Wuri Handayani dan jajaran pengurus lainnya. Kehadiran mereka menjadi bagian dari sinergi nasional dalam memajukan sektor kerajinan Indonesia.
Peringatan dua windu Dekranas ini mengusung semangat penguatan peran organisasi sebagai wadah pembinaan, promosi, dan apresiasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kerajinan. Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi jembatan bagi para perajin untuk memperluas jaringan bisnis dan kolaborasi.
Acara puncak turut dimeriahkan dengan kehadiran Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, serta Penasihat Dekranas, Tri Suswati Tito Karnavian. Para pengurus dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, hingga kota tampak antusias memeriahkan perayaan yang berlangsung selama lima hari, yakni 8 hingga 12 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Selvi Ananda menyampaikan harapan besar agar Dekranas kian solid dalam mendampingi para perajin di seluruh Indonesia.
"Semakin matangnya usia Dekranas, semakin besar pula tanggung jawab kita semua. Saya berharap seluruh pengurus dari pusat hingga daerah dapat memfasilitasi perajin dalam membangun jejaring, mempertemukan mereka dengan calon mitra usaha, serta memberikan akses pelatihan pengembangan produk. Mari kita curahkan ide kreatif, tenaga, dan waktu untuk mendorong UMKM agar produk kerajinan daerahnya semakin maju dan berdaya saing," tutur Selvi dengan penuh semangat.
Pameran karya dan wastra yang digelar dalam rangkaian HUT kali ini melibatkan sekitar 3.000 pelaku UMKM dari berbagai provinsi. Sebanyak 200 stan pameran memanjakan pengunjung dengan aneka produk unggulan, mulai dari kain batik bermotif khas daerah, fesyen modern, aksesoris menarik, hingga mainan edukasi anak. Tak ketinggalan, beragam produk fungsional seperti tas, dompet, pouch, hand tag, dan phone lanyard turut memeriahkan gelaran ini.
Kota Bekasi tak mau ketinggalan menunjukkan tajinya. Delapan merek unggulan hasil kurasi Dekranasda Kota Bekasi tampil memukau di ajang nasional ini. Mereka adalah Mariline Craft, TruFatma, Batik Sri, Neka Toys, Amniya Fashion, Lastri Croche, Batik Chandrabaga, dan Ameera Fashion. Kehadiran delapan brand ini menjadi bukti nyata kualitas dan kreativitas perajin Kota Bekasi yang tak kalah bersaing di kancah nasional.
Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap para perajin yang berhasil menembus proses kurasi.
"Ini adalah momen membanggakan sekaligus peluang emas bagi UMKM Kota Bekasi untuk memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada masyarakat luas. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh perajin yang telah berjuang keras hingga produknya layak tampil di sini. Saya optimis, partisipasi ini akan meningkatkan daya saing produk kita, membawa nama harum Kota Bekasi, dan semakin dikenal oleh publik nasional," ujar Wiwiek dengan penuh haru.
Lebih lanjut, Wiwiek berharap pengalaman ini menjadi pemantik semangat bagi pelaku UMKM lainnya di Kota Bekasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang serupa di masa depan.
"Komitmen Dekranasda Kota Bekasi sangat jelas. Kami akan terus mendampingi para perajin melalui pembinaan berkelanjutan, promosi agresif, dan penguatan kolaborasi. Target kami, semakin banyak produk unggulan Kota Bekasi yang mampu menembus pasar nasional, bahkan berpotensi go internasional," pungkasnya. (ads)


