Danantara Tunjuk Mitra Strategis Asal Tiongkok, Proyek PSEL Kabupaten Bekasi Masuki Tahap Implementasi - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Danantara Tunjuk Mitra Strategis Asal Tiongkok, Proyek PSEL Kabupaten Bekasi Masuki Tahap Implementasi

Rapat koordinasi Pemkab Bekasi dengan Danantara terkait PSEL.
Prakata.com – Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kian menemui titik terang. Setelah melalui serangkaian persiapan matangkan, Danantara Investment Management secara resmi mengumumkan Everbright Harmony sebagai mitra strategis dalam merealisasikan proyek ambisius tersebut.

Kepastian ini mengemuka dalam pertemuan koordinasi antara jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan Danantara Investment Management yang berlangsung di ruang kerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Rabu (22/07/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, turut dihadiri Sekretaris Daerah Endin Samsudin, sejumlah asisten daerah, kepala bagian kerja sama, kepala bagian pembangunan, serta perangkat daerah teknis terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa seluruh elemen fundamental yang diperlukan bagi kelancaran proyek PSEL telah rampung dipersiapkan selama hampir satu tahun terakhir. Menurutnya, kesiapan ini mencakup berbagai aspek vital, mulai dari ketersediaan lahan, anggaran, hingga aksesibilitas menuju lokasi pembangunan.

"Kami telah mengamankan lahan seluas lima hektare yang saat ini sudah berstatus sebagai aset daerah, serta menyiapkan anggaran pematangan lahan sebesar Rp16,5 miliar. Selain itu, prioritas utama kami adalah melebarkan jalur akses dan membangun jembatan penghubung menuju kawasan PSEL agar distribusi logistik dan mobilitas proyek dapat berlangsung optimal," papar Asep.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Asep menekankan bahwa proyek PSEL merupakan terobosan strategis untuk menjawab permasalahan darurat persampahan di Kabupaten Bekasi. Dengan volume sampah yang mencapai 1.300 ton per hari, kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi pengelolaan limbah perkotaan.

"Ini adalah langkah transformatif dalam sistem pengelolaan sampah. Kami tidak hanya membangun pabrik, tetapi menciptakan ekosistem pengolahan limbah yang ramah lingkungan, modern, dan berkesinambungan. Karena itu, setiap tahapan persiapan kami jalankan dengan cermat agar proyek dapat berjalan mulus dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," terangnya.

Pada fase operasional perdana, PSEL ditargetkan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah setiap harinya. Kapasitas ini nantinya akan ditingkatkan secara bertahap seiring dengan kesiapan sistem transportasi dan operasional di lapangan.

Asep juga menyoroti bahwa dengan populasi penduduk yang kini mencapai 3,4 juta jiwa dan aktivitas ribuan industri di wilayahnya, kebutuhan akan infrastruktur pengelolaan sampah yang terintegrasi menjadi semakin mendesak.

Sementara itu, Direktur Investasi Danantara Investment Management, Fadli Rahman, mengungkapkan bahwa proses seleksi mitra strategis telah mencapai babak final. Everbright Harmony, perusahaan raksasa pengelola limbah berbasis teknologi asal Tiongkok, terpilih sebagai mitra pelaksana pembangunan PSEL Kabupaten Bekasi.

"Kami telah menyampaikan kepada Plt. Bupati bahwa proses pemilihan mitra telah usai dan Everbright Harmony ditunjuk sebagai rekanan strategis. Pada tahun ini, kami menargetkan penyelesaian tahap perancangan desain, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pada akhir 2026 atau paling lambat Januari 2027. Proses konstruksi diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun, sehingga pada 2029 fasilitas ini diharapkan sudah dapat beroperasi penuh," ujar Fadli.

Fadli menambahkan, kesiapan Pemerintah Kabupaten Bekasi menjadi faktor kunci yang sangat diapresiasi oleh pihaknya. Dukungan penuh dalam hal penyediaan lahan, anggaran pematangan, serta infrastruktur pendukung dinilai telah memenuhi ekspektasi dan standar yang dibutuhkan untuk memulai proyek.

"Komitmen kuat dari Pemkab Bekasi terlihat jelas dalam setiap tahapan persiapan. Dengan koordinasi yang terus kami jalin secara intensif, kami optimistis proyek PSEL ini dapat berjalan sesuai jadwal. Kami berharap fasilitas ini segera hadir sebagai solusi pengelolaan sampah modern yang membawa manfaat luas bagi warga Kabupaten Bekasi," tutup Fadli. (gud)