![]() |
| Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat meninjau lokasi rawan banjir di RW 05 Perumnas 1, Kelurahan Kranji, Bekasi Barat. |
Janji tersebut disampaikan pada Februari 2026 lalu, mencakup tiga poin utama: normalisasi kali, peninggian tanggul atau turap, serta pengadaan atau optimalisasi pompa air untuk menyedot genangan air di wilayah tersebut.
Ketua RW 05, Sirajudin, mengungkapkan harapan warganya karena hingga saat ini belum ada tanda-tanda realisasi dari pemerintah kota.
"Janji sudah diberikan pada bulan Februari, sekarang sudah masuk bulan Juni. Warga masih was-was setiap kali hujan datang. Kami minta janji itu segera ditepati, jangan hanya jadi manis di awal saja," ujar Sirajudin kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Sirajudin menambahkan bahwa banjir sudah menjadi langganan tahunan di wilayahnya. Setiap musim hujan, puluhan rumah tergenang air dengan ketinggian bervariasi, mengganggu aktivitas warga dan merusak barang-barang berharga.
"Kami tidak minta yang muluk-muluk. Normalisasi kali, perbaikan tanggul, dan pompa air yang memadai sesuai janji waktu beliau melakukan kunjungan kesini,' harap dia.
Dia menambahkan, belum lunas janji Wali Kota untuk memberikan solusi banjir di wilayah tersebut, empat RW di Perumnas 1 yakni RW 03, 04, 05 dan 06 kini mempunyai keluhan baru.
Mereka menolak dibangunnya sodetan pembuangan air dari wilayah pertigaan Jl. Sultan Agung atau jalan masuk menuju Perumnas 1. Dibukanya sodetan ini dinilai hanya mengalirkan banjir dari lokasi tersebut ke wilayah RW 03, 04, 05 dan 06, yang juga rawan banjir.
Penolakan tersebut disampaikan melalui pemasangan spanduk oleh warga pada Rabu (10/6/2026) malam.
"Hari ini kami melakukan pertemuan para pengurus RW untuk selanjutnya ingin kami sampaikan aspirasi kami ke DPRD Kota Bekasi," kata Sirajudin. (gud)


