Groundbreaking Ducting di Bekasi: Dua Hari Per Titik Galian, Jalan Kembali Mulus - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Groundbreaking Ducting di Bekasi: Dua Hari Per Titik Galian, Jalan Kembali Mulus

Wali Kota Bekasi dan Dirut PTMP meninjau lokasi ducting.
Prakata.com – Langkah nyata Pemerintah Kota Bekasi dalam mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan keselamatan publik akhirnya dimulai. Melalui perusahaan daerah PT Mitra Patriot, proyek pembangunan jaringan kabel bawah tanah (ducting) resmi memasuki fase groundbreaking pada Selasa (05/05/2026).

‎Kebijakan strategis ini merupakan bagian dari implementasi program nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kawasan perkotaan yang lebih hijau, rapi, dan aman bagi seluruh warga.

‎Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa proyek ini lahir dari respons langsung terhadap berbagai keluhan masyarakat dan mahasiswa mengenai buruknya tatanan kabel udara yang tidak terawat. Menurutnya, kabel-kabel yang menjuntai sembarangan tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan.

‎"Salah satu alasan utama di balik proyek ini adalah kondisi kabel udara yang kusut, tidak terawat, dan kerap membahayakan. Beberapa kejadian sudah pernah ada, termasuk kecelakaan yang dialami pengendara motor karena tersangkut kabel," ujar Tri Adhianto saat memimpin upacara peresmian groundbreaking.

‎Tri menambahkan bahwa proyek yang dikerjakan PT Mitra Patriot (PT MP) bersama mitra investasi PT ICN ini telah menunjukkan perkembangan awal yang menggembirakan. Ia memastikan pengerjaan dilakukan dengan efisien agar tidak mengganggu aktivitas warga.

‎"Setiap titik galian hanya membutuhkan waktu sekitar dua hari, tanpa menimbulkan kemacetan berarti. Bekas galian juga langsung diperbaiki dengan kualitas perkerasan yang nyaris sama seperti kondisi awal," jelasnya.

‎Di tempat yang sama, Direktur PT Mitra Patriot, David Rahardja, menegaskan komitmen perusahaannya dalam menjaga standar operasional di lapangan. Pada tahap awal, pembangunan akan dipusatkan di dua wilayah prioritas, yaitu Bekasi Timur dan Bekasi Barat.

‎David menjamin bahwa pihaknya menerapkan prosedur ketat dalam setiap proses pengerjaan, mulai dari kerapihan hasil galian hingga aspek keselamatan kerja. "Kami berkomitmen penuh: setiap titik galian akan dikerjakan dengan rapi dan dikembalikan ke kondisi semula. Tidak akan ada satu ruas jalan pun yang kami biarkan dalam keadaan rusak," tegas David Rahardja.

‎Lebih lanjut, David memastikan koordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan terus berjalan untuk mengatur manajemen arus lalu lintas. Seluruh pekerja juga diwajibkan menggunakan atribut resmi dan tanda identitas milik Pemerintah Kota Bekasi serta PT Mitra Patriot demi menjamin transparansi di lapangan.

‎"Melalui groundbreaking ini, kami menjalankan penugasan untuk memindahkan utilitas ke bawah tanah dengan cara yang cepat dan terukur. Warga tidak perlu khawatir akan kemacetan berarti," imbuhnya.

‎Proyek ambisius ini juga memperoleh dukungan penuh dari jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Metro Bekasi Kota dan Dandim 0507/Bekasi, guna memastikan seluruh tahapan investasi dan pembangunan berjalan lancar sesuai regulasi demi kepentingan publik. (gud)