2.000 Pelajar Jakarta Padati Festival Keselamatan Berkendara, Target Turunkan Angka Kecelakaan - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

2.000 Pelajar Jakarta Padati Festival Keselamatan Berkendara, Target Turunkan Angka Kecelakaan

Jakarta Road Safety Festival 2026 digelar oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Ecovention Hall, Ecopark Ancol, Jakarta Utara.
Prakata.comSebanyak dua ribu pelajar dari sejumlah wilayah di Ibu Kota tumpah ruah dalam Jakarta Road Safety Festival 2026 yang digelar oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Acara berlangsung meriah di Ecovention Hall, Ecopark Ancol, Jakarta Utara.

Kegiatan ini merupakan buah dari sinergi lintas sektor yang melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta instansi terkait lainnya dengan tujuan utama menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya menjadi wahana edukasi keselamatan berlalu lintas, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan para pelajar.

Menurutnya, pengakuan global telah diraih Jakarta dalam hal keamanan dan kualitas transportasi. Ibukota kini menempati peringkat 71 Kota Global, melesat dari posisi sebelumnya di urutan ke-74.

"Selain itu, infrastruktur transportasi Jakarta berada di peringkat 17 dunia dan dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara setelah Singapura," ujarnya pada Selasa (12/5/2026).

Eli, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk peran aktif pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Di sisi lain, ia juga menyoroti masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Jakarta. Berdasarkan data Jasa Raharja, rata-rata lebih dari 14 orang per hari menerima santunan akibat kecelakaan.

Karena itu, Eli menegaskan bahwa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) harus diiringi dengan kematangan mental serta kemampuan mengendalikan emosi saat berkendara.

"Berkendara bukan soal siapa yang lebih cepat, tetapi soal keselamatan," tegasnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong peningkatan penggunaan transportasi umum. Saat ini, tingkat pengguna transportasi umum di Jakarta baru mencapai sekitar 22 hingga 23 persen. Pemerintah menargetkan angka tersebut melonjak hingga di atas 40 persen dengan melibatkan pelajar sebagai Duta Transportasi Umum.

"Setiap hari Rabu, seluruh ASN di DKI Jakarta diwajibkan menggunakan transportasi umum. Kami berharap para pelajar yang telah mendapatkan fasilitas transportasi gratis juga ikut membudayakan penggunaan transportasi publik dan menularkannya kepada lingkungan sekitar," ungkapnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menuturkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh pelajar jenjang SMP, SMA, dan SMK dari lima wilayah kota di Jakarta.

Festival ini bertujuan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus memberikan edukasi keselamatan jalan kepada generasi muda sejak dini sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah.

"Kami memfokuskan edukasi kepada pelajar agar mereka memiliki pemahaman yang kuat sejak di bangku sekolah," ucapnya.

Ujang menjelaskan, para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mendapatkan edukasi teknis tentang keselamatan jalan dan etika berlalu lintas yang benar.

Selain itu, para pelajar diajak mengenal lebih dekat sarana dan prasarana transportasi modern di Jakarta melalui berbagai stan pameran yang dihadirkan oleh MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Dirlantas, Jasa Raharja, dan sejumlah instansi lainnya.

"Semoga melalui kegiatan ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik yang aman dan terintegrasi," harapnya.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelajar, narasumber, serta semua pihak yang telah membantu kesuksesan acara ini.

"Jakarta Road Safety Festival 2026 ini sangat penting untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda tentang pentingnya menaati aturan dan keselamatan berlalu lintas," bebernya.

Sementara itu, salah seorang peserta dari SMA Negeri 78 Jakarta, Raeyan (16), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Kalau seminar lain sudah pernah, tetapi tentang lalu lintas baru pertama kali. Kegiatannya seru, banyak ilmu baru, dan bisa menambah teman dari sekolah lain," tandasnya. (rtm)