![]() |
| Seniman dan pegiat budaya, Yeksa Sarkeh Chandra. |
Prakata.com – Pemerintah Kota Bekasi memberikan penghargaan kepada seniman dan pegiat budaya, Yeksa Sarkeh Chandra, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Bekasi yang ke-29. Penyerahan penghargaan berlangsung dalam Apel Istimewa HUT Kota Bekasi di Alun-Alun Kota Bekasi pada Selasa (10/3/2026).
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Yeksa yang dinilai gigih dalam mengembangkan seni dan industri kreatif, serta upayanya melestarikan dan mengangkat budaya lokal di wilayah Bekasi.
Usai menerima penghargaan, Yeksa mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia memandang apresiasi ini bukan sekadar untuk dirinya sendiri, melainkan untuk seluruh komunitas seni di Bekasi yang aktif menghidupkan budaya.
"Penghargaan ini saya persembahkan untuk semua seniman Bekasi yang tak kenal lelah berkarya dan mempertahankan eksistensi budaya di tengah masyarakat," tutur Yeksa.
Pimpinan Forum Seniman Bekasi ini juga menyatakan bahwa penghargaan tersebut mendorong semangat untuk lebih menguatkan fondasi kesenian di daerahnya.
"Kami berkomitmen untuk terus memelihara, melestarikan, dan menginovasi budaya Bekasi agar tetap sesuai perkembangan zaman namun tidak meninggalkan nilai-nilai tradisi," tegasnya.
Dalam amanatnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menekankan betapa krusialnya dukungan terhadap insan seni dan budaya sebagai elemen pembentuk karakter kota. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pegiat seni yang berjasa mempertahankan jati diri budaya Bekasi di tengah kemajuan kota yang kian modern.
Suasana apel istimewa kian semarak dengan beragam pertunjukan seni budaya. Penampilan Tari Kolosal Bebegeg garapan koreografer Eem Biliyanti berhasil memukau hadirin dengan suguhan yang spektakuler.
Tak kalah menarik, permainan Angklung oleh pelajar Sekolah Dasar se-Kota Bekasi turut mewarnai perayaan, mencerminkan partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga warisan budaya.
Perayaan HUT Kota Bekasi kali ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan menjadi tonggak penegasan bahwa seni dan budaya merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas Kota Bekasi yang dinamis. (Gud)


