| Santap sahur keluarga muslim. Foto: Ilustrasi. |
“Sahur dengan
kandungan gizi seimbang dapat membantu menunda rasa lapar dan menjaga
stabilitas energi selama berpuasa,” ujar dr. Kurniawan di Jakarta pada Sabtu (7/3/2026).
Pernyataan
tersebut disampaikan dalam sebuah acara kajian yang berlangsung di Masjid
Istiqlal, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa
bulan Ramadhan tidak hanya tentang menahan diri dari makan dan minum, tetapi
juga bagaimana menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
Sayangnya, masih
banyak keluarga yang menjadikan rasa kenyang sebagai patokan utama saat sahur,
tanpa memperhatikan kecukupan nutrisi yang diperlukan tubuh. Padahal, asupan
lengkap seperti karbohidrat, protein, serat, susu, serta 10 vitamin dan mineral
esensial sangat dibutuhkan agar tubuh tidak mudah lemas dan tetap fokus selama
menjalankan ibadah puasa.
Senada dengan
itu, pendakwah Habib Ja'far turut menyoroti pentingnya harmoni antara ibadah
dan pola hidup sehat selama Ramadhan. Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan
melalui sahur bergizi adalah bagian dari tanggung jawab terhadap tubuh.
“Puasa bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga menjalankan amanah atas tubuh kita. Dengan sahur yang bernutrisi, kita sedang berusaha agar ibadah bisa dijalani dengan lebih maksimal,” tutur Habib Ja'far. (Rtm)

