![]() |
| Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan bingkisan kepada sopir angkutan barang saat peninjauan arus mudik di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). |
Prakata.com – Guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo melakukan pemantauan secara intensif. Pengawasan tidak hanya dilakukan dari udara, tetapi juga dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Pos Terpadu yang berlokasi di Rest Area KM 57A Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (14/3/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari pengawalan ketat pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 demi menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik. Dalam keterangannya, Wakapolri menyatakan bahwa pemantauan jalur udara bertujuan untuk mendapatkan gambaran nyata kondisi lalu lintas di ruas tol arteri, khususnya dari Jakarta menuju wilayah Jawa Barat.
"Dari hasil pantauan udara tadi, dari Jakarta hingga KM 29, secara umum arus lalu lintas terpantau sangat lancar. Selanjutnya, kami juga mengecek kesiapan Command Center Korlantas Polri di KM 29," ujarnya.
Ia menambahkan, Command Center Korlantas Polri kini telah diperkuat oleh teknologi pemantauan canggih yang terintegrasi secara nasional. Sistem ini terhubung dengan 18 Polda, ribuan titik CCTV di jalan tol di Pulau Jawa, Sumatera, serta sejumlah wilayah lainnya.
"Konektivitas hingga ke titik-titik strategis seperti pintu keluar bandara dan pelabuhan juga telah tersambung. Data real-time ini sangat vital untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat," jelas Dedi.
Usai pemantauan udara, rombongan melanjutkan pengecekan ke Rest Area KM 57A Karawang. Lokasi ini dinilai krusial sebagai tempat istirahat bagi pemudik. "Kami sengaja meninjau rest area yang memiliki daya tampung hingga 1.000 kendaraan ini. Fasilitas yang memadai di sini adalah bagian penting dari upaya kami memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," ungkapnya.
Dedi memaparkan, secara nasional Polri telah mengerahkan ribuan personel dalam Operasi Ketupat 2026 dengan mendirikan 2.746 pos. Rinciannya meliputi 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai jalur mudik dan pusat aktivitas warga. Ia berharap seluruh pos dapat meniru kesigapan dan kelengkapan fasilitas yang ada di Pos Terpadu KM 57A Karawang.
"Pos seperti di KM 57A ini sangat ideal karena fasilitasnya lengkap. Kami berharap pos-pos lain yang tersebar di berbagai daerah dapat memberikan pelayanan optimal serupa kepada masyarakat," imbuhnya.
Saat berada di lokasi, Wakapolri menyempatkan diri untuk berdialog dengan petugas jaga serta para pemudik yang sedang beristirahat. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh personel yang bertugas di lapangan.
Sebagai bentuk perhatian, Wakapolri juga membagikan bingkisan kepada petugas Pos Pelayanan Terpadu dan masyarakat yang berada di rest area. Melalui Operasi Ketupat 2026, Polri menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman, sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Rtm)


