![]() |
| Gerbang Tol Cikammpek Utamma masih dipadati pemudik yang melakukan perjalanan balik ke arah Jakarta. |
Corporate
Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo,
mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, volume kendaraan yang melintas dari
wilayah Timur Trans Jawa dalam periode H-10 hingga H+8 (11–29 Maret 2026)
tercatat sebanyak 795.031 unit, atau meningkat 48,79% dibandingkan lalu lintas
normal yang mencapai 534.342 kendaraan.
"Pada shift
pertama tanggal 30 Maret 2026, tercatat 15.568 kendaraan melintas, atau naik
84,41% dari kondisi normal sebanyak 8.442 kendaraan. Data ini menunjukkan bahwa
arus balik dari wilayah Timur Trans Jawa masih terus berlangsung," jelas
Ria.
Lebih lanjut, Ria
menyampaikan bahwa seiring dengan penyesuaian rekayasa lalu lintas berdasarkan
kebijakan Kepolisian di ruas Tol Trans Jawa, pihaknya tetap memaksimalkan
pelayanan di GT Cikampek Utama. Sebanyak 22 gardu tol dioperasikan untuk
melayani kendaraan menuju Jakarta, sementara 8 gardu tol disiapkan untuk arah
sebaliknya menuju Jawa.
"Selain itu,
melalui PT Jasamarga Semarang Batang, kami masih memberlakukan diskon tarif tol
sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang hingga 31
Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi
pengguna jalan," ujar Ria.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang melintas menuju kawasan Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 306.434 unit, atau naik 19,24% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 256.980 kendaraan. Lonjakan volume lalu lintas juga teramati di sejumlah ruas tol yang dikelola oleh JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. (Rtm)


