Prakata.com – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menerima kunjungan istimewa
dari Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa di ruang kerjanya, hari ini. Pertemuan
tersebut digelar sebagai bentuk penghargaan atas tiga prestasi gemilang yang
baru saja diraih sanggar pada ajang The Asia Students Arts Festival 2026
tingkat final internasional.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyalami para peraih prestasi dalam ajang The Asia Students Arts Festival 2026 di YTheatre Hongkong.
Kompetisi yang berlangsung di YTheatre, Hongkong, pada 1
hingga 8 Februari 2026 itu menjadi saksi keunggulan para peserta asal Kota
Bekasi. Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa berhasil membawa pulang tiga
penghargaan sekaligus:
- Tim Gantari Gita Khatulistiwa Teens meraih gelar Champion (Juara 1) untuk kategori Folk Dance Group Open Age.
- Tim Gantari Gita Khatulistiwa Kids menyabet posisi 1st Runner Up (Juara 2) pada kategori Folk Dance Group Age 10–11 Years Old.
- Tim Gantari Gita Ensemble juga meraih 1st Runner Up untuk kategori Music Ensemble Group Open Age.
Ajang tersebut diikuti oleh tiga besar dari setiap kategori
yang sebelumnya telah bersaing di babak preliminary regional Asia, mencakup
negara dan wilayah seperti China, Hong Kong, Macau, Thailand, Australia,
Singapura, Malaysia, Taiwan, Vietnam, dan Indonesia. Dengan persaingan ketik
dan standar internasional yang ketat, pencapaian ini menjadi bukti nyata
kualitas pembinaan seni yang konsisten dilakukan oleh sanggar.
Tri Adhianto mengungkapkan rasa
bangga dan apresiasi mendalam kepada para peserta, pelatih, serta orang tua
yang telah mendukung penuh perjuangan mereka. Ia menegaskan bahwa keberhasilan
ini lahir dari kerja keras, kedisiplinan berlatih, dan komitmen dalam
melestarikan serta mengembangkan seni budaya bangsa.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi Sanggar Gantari Gita
Khatulistiwa, melainkan juga kebanggaan seluruh masyarakat Kota Bekasi.
Anak-anak kita mampu tampil percaya diri di panggung internasional dan bersaing
dengan negara-negara lain di Asia,” ujarnya.
Ia juga berharap capaian luar biasa ini dapat menjadi
motivasi bagi sanggar-sanggar seni lainnya di Kota Bekasi untuk terus
berinovasi dan berani mengincar prestasi hingga level dunia.
“Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi sanggar lain
untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat pembinaan, serta melahirkan
generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Bekasi di mata
dunia,” tambahnya.
Audiensi tersebut juga menjadi ajang diskusi mengenai
penguatan ekosistem seni dan budaya di Kota Bekasi. Pemerintah daerah
berkomitmen memberikan dukungan berupa fasilitasi, promosi, hingga kolaborasi
lintas sektor guna menciptakan ruang kreatif yang kondusif bagi tumbuh kembang
bakat generasi muda.
Dengan sinergi antara komunitas seni dan pemerintah, diharapkan semakin banyak talenta muda Bekasi yang mampu bersinar di kancah internasional serta menjadikan seni dan budaya sebagai identitas dan kebanggaan daerah. (Ana)

