Tarling Perdana Ramadan 1447 H, Gubernur Jateng Ajak Warga Doakan Keselamatan Bumi Pertiwi - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Tarling Perdana Ramadan 1447 H, Gubernur Jateng Ajak Warga Doakan Keselamatan Bumi Pertiwi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menyampaikan sambutan dalam acara Tarawih Keliling (Tarling) perdana Ramadan 1447 Hijriah di Masjid At-Taqwa.

Prakata.com – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taqwa yang berada di Kompleks Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah pada Kamis malam (19/2/2026). Di momen Tarawih Keliling (Tarling) perdana Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanjatkan doa demi keselamatan negeri.

"Marilah kita bersama-sama berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar Provinsi Jawa Tengah dan seluruh Indonesia senantiasa dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana. Semoga negeri ini, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, hingga pelosok des beserta seluruh warganya senantiasa dimakmurkan," ujar Luthfi di hadapan jemaah.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Jateng tersebut berpesan bahwa bulan suci ini hendaknya dijadikan sebagai momentum peningkatan ketakwaan. Hal itu tidak hanya soal hubungan dengan Sang Pencipta, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menjaga sikap, tutur kata, dan tindakan yang baik terhadap sesama.

Kegiatan yang digagas oleh Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno. Tampak pula jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta warga masyarakat yang bermukim di sekitar kantor Setda Jateng.

Tarling perdana ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang direncanakan akan berlangsung sebanyak 13 putaran selama bulan Ramadan. Pada kesempatan tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng, Ahmad Daroji, dipercaya untuk mengimami salat. Setelahnya, jemaah mendapat siraman rohani atau tausyiah yang disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, Saiful Mujab. (ul/rtm)