![]() |
| Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat bersilaturahmi di Masjid Lautze, Sawah Besar. |
Prakata.com – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Sabtu (21/2/2026). Kehadirannya di tengah masyarakat setempat menjadi momen istimewa untuk menjalin kebersamaan di bulan suci.
Dalam kunjungan
yang menjadi rangkaian awal Safari Ramadan tersebut, Rano menegaskan bahwa
kegiatan ini bukanlah acara seremonial belaka. Menurutnya, momen ini
dimanfaatkan untuk mendekatkan pemerintah dengan warga serta memperkuat ikatan
sosial antar sesama.
“Safari Ramadan
ini kami lakukan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah
dan masyarakat, sekaligus menyemarakkan syiar Islam dan menyerap langsung
aspirasi warga,” ujar Rano di hadapan jamaah.
Pria yang akrab
disapa Bang Doel ini mengaku sangat terkesan dapat mengawali agenda Ramadan di
Masjid Lautze. Ia menyebut masjid tersebut memiliki nilai sejarah dan keunikan
arsitektur yang khas.
“Saya merasa
bangga dan terhormat bisa memulai rangkaian Safari Ramadan di masjid ikonik
dengan arsitektur Tionghoa ini. Masjid ini digagas oleh almarhum Bapak Haji Ali
Karim Oei,” ungkapnya.
Di tengah
perbincangan dengan warga, Rano juga menyampaikan rasa terima kasih atas
dukungan dan doa yang diberikan kepada dirinya serta Gubernur Pramono Anung. Ia
mengakui bahwa perjalanan satu tahun kepemimpinan mereka masih menyisakan
banyak pekerjaan rumah.
“Alhamdulillah,
baru saja kita memasuki satu tahun kepemimpinan di Jakarta. Tentu waktu itu
belum cukup untuk menyelesaikan semua persoalan, karena tantangan di ibu kota ini
sangat kompleks,” tuturnya.
Rano pun mengajak
warga untuk terus menjaga lingkungan serta memperkuat semangat toleransi
antarumat beragama. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman sudah
diajarkan sejak lama oleh para pendahulu.
“Mari kita rawat kampung kita bersama. Toleransi beragama adalah warisan leluhur yang harus dijaga. Di sinilah kita belajar bagaimana perbedaan justru menjadi kekuatan. Semoga Ramadan kali ini membawa keberkahan untuk kita semua dan Jakarta,” pungkasnya. (rtm)


