![]() |
| Anggota DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan saat menjaring aspirasi warga di RW 16, Mustikajaya, Minggu (15/2/2026). |
Prakata.com – Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai pelaksanaan Reses I Tahun Anggaran 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Bekasi sekaligus Ketua Fraksi PDIP, Oloan Nababan. Acara yang berlangsung di RW 16, Perumahan Griya Persada Elok, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, pada Minggu (15/2/2026) malam itu, menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mendesak di lingkungan mereka.
Dalam forum
dialog tersebut, warga kompak menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan. Salah
satu usulan yang paling menonjol adalah permohonan pembangunan fasilitas
Posyandu. Ketua RW 16, Kaswanto, menegaskan bahwa keberadaan Posyandu sangat
vital untuk menunjang pelayanan kesehatan dasar bagi warga, terutama ibu dan
anak.
"Kami
berharap besar, dengan kunjungan Pak Dewan Oloan malam ini, pembangunan
Posyandu dapat terwujud di tahun 2026. Tidak hanya itu, kami juga berharap
aspirasi lain dari warga bisa mendapat perhatian dan direalisasikan,"
ungkap Kaswanto.
Menanggapi
harapan warganya, Oloan Nababan berjanji akan memperjuangkan setiap usulan yang
masuk sesuai dengan mekanisme dan tahapan penganggaran yang berlaku. Ia
menekankan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan hak masyarakat yang harus
dipenuhi, karena bersumber dari uang publik.
"Setiap
usulan yang bapak dan ibu sampaikan pasti akan kami perjuangkan. Target kami,
jika memungkinkan, di tahun 2026 ini juga bisa direalisasikan. Ini adalah hak
masyarakat, uang yang dikelola adalah uang rakyat dari pajak," tegas
Oloan.
Politisi PDI Perjuangan
itu memberikan gambaran mengenai proses penganggaran. Ia menjelaskan bahwa
meskipun tahun 2026 masih memungkinkan adanya anggaran perubahan, perubahannya
biasanya tidak terlalu besar mengingat APBD 2026 telah ditetapkan di tahun
sebelumnya.
"Jadi memang
ada prosesnya seperti itu. Reses pada malam hari ini lebih difokuskan untuk
menjaring aspirasi guna penyusunan program pembangunan Kota Bekasi pada tahun
anggaran 2027," jelasnya.
Tak hanya soal
Posyandu, warga RW 16 juga menyuarakan kebutuhan mendesak lainnya seperti
perbaikan infrastruktur jalan lingkungan dan drainase yang dinilai sudah mulai
rusak. Menanggapi hal ini, Oloan mengaku telah melakukan peninjauan langsung ke
sejumlah titik yang dikeluhkan warga.
"Kebetulan tadi kami sudah sempat meninjau langsung lokasi-lokasi yang menjadi perhatian, baik itu rencana pembangunan Posyandu, perbaikan jalan, drainase, dan lainnya. Karena itu, proses pada malam hari ini tidak berhenti di sini. Semua aspirasi akan kami perjuangkan dan tindak lanjuti di DPRD melalui pembahasan bersama dengan pemerintah daerah," pungkasnya. (Gud)


