![]() |
| Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Misbahudin. |
Prakata.com – Pemerintah Kota Bekasi berencana menghadirkan sekolah rintisan gratis bagi siswa SMP swasta sebagai bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Jangka Panjang (RKPJ) 2027.
Langkah ini diambil untuk mengatasi permasalahan klasik dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yakni terbatasnya kapasitas SMP negeri yang tidak mampu menampung seluruh calon siswa.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menyatakan bahwa sejumlah sekolah swasta akan ditunjuk menjadi sekolah rintisan gratis pada 2027. Program ini menjadi solusi cepat atas minimnya ruang belajar di sekolah negeri yang selalu menjadi kendala setiap tahun ajaran baru.
"Kami dorong agar beberapa SMP swasta bisa menjadi sekolah rintisan gratis pada 2027. Ini penting karena daya tampung SMP negeri sangat terbatas, dan setiap tahun selalu ada penolakan saat PPDB," ujar Misbahudin, Senin (23/2/2026).
Ia juga menyoroti masih adanya kelurahan yang sama sekali belum memiliki fasilitas SMP negeri. Salah satu contohnya adalah Kelurahan Jatirasa di Kecamatan Jatiasih, yang hingga saat ini warganya harus keluar wilayah untuk mengakses pendidikan negeri.
"Kondisi ini menyulitkan warga. Maka dari itu, prioritas utama kami adalah membangun SMP negeri di kelurahan yang benar-benar belum tersentuh fasilitas pendidikan negeri," jelas Ketua Fraksi Gerindra ini.
Namun demikian, pembangunan fisik sekolah baru membutuhkan proses yang panjang. Sebagai solusi jangka pendek, ia mengusulkan pembentukan kelompok belajar dengan memanfaatkan ruang-ruang yang tersedia, seperti gedung Sekolah Dasar atau fasilitas umum lainnya.
"Untuk tahap awal, kami usulkan kelompok belajar dulu. Sementara untuk sekolah rintisan swasta gratis, akan berjalan setelah ada aturan resmi dari Wali Kota Bekasi," pungkasnya. (Gud)


