Realisasi Wisata Kalimalang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Parkir hingga UMKM - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Realisasi Wisata Kalimalang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Parkir hingga UMKM

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti (tiga dari kiri) dalam inspeksi wisata air Kalimalang dengan sejumlah anggota dewan, Kamis (22/1/2026).
Prakata.com - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti, menegaskan perlunya perhatian khusus terhadap sejumlah aspek krusial dalam proses merealisasikan rencana kawasan wisata air di bantaran Kalimalang. Menurutnya, tiga poin utama harus menjadi prioritas agar proyek tersebut tidak hanya menarik pengunjung tetapi juga memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kota.

Pertama, Yenny menekankan pentingnya penyediaan fasilitas parkir yang memadai. "Wisata Air Kalimalang harus benar-benar memperhatikan ketersediaan kantong parkir yang representatif di sekitar lokasi. Jangan sampai niat baik menghadirkan ruang publik justru menimbulkan masalah baru bagi warga," ujar Yenny, usai mengikuti inspeksi wisata air Kalimalang, Kamis (22/1/2026).

Aspek kedua yang disoroti adalah antisipasi terhadap potensi kemacetan lalu lintas. Yenny mengingatkan bahwa kawasan yang dilintasi Kalimalang merupakan jalur transportasi yang sudah padat. "Lokasi ini berada di jalur lalu lintas yang padat. Tanpa perencanaan yang matang, termasuk pengaturan arus lalu lintas, jalur alternatif, dan transportasi pendukung (seperti shuttle), kawasan wisata berisiko menjadi episentrum kemacetan baru. Ini harus diantisipasi sejak fase perencanaan," jelas legislator dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Ketiga, Yenny Kristianti mendorong agar pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal diintegrasikan sejak awal. "Wisata yang baik harus melibatkan dan mengangkat ekonomi masyarakat sekitar. Saya ingin menekankan pentingnya perhatian kepada UMKM lokal, terutama yang bergerak di bidang kuliner, untuk bisa mengisi ruang wisata Kalimalang dengan cita rasa kuliner khas Kota Bekasi. Ini bukan hanya soal penyediaan tenant, tetapi juga pembinaan agar mereka siap berdaya saing," paparnya.

Ia berharap, ketiga poin tersebut—fasilitas parkir, penanganan dampak lalu lintas, dan pemberdayaan UMKM dapat menjadi bahan pertimbangan utama Pemerintah Kota Bekasi dan dinas terkait dalam menyusun detail perencanaan dan pelaksanaan proyek Wisata Air Kalimalang. Dengan demikian, kehadiran kawasan wisata baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa mengorbankan kenyamanan dan keberlanjutan lingkungan serta sosial di sekitarnya. (Gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel