Wali Kota Bandung Turun Gang, Ungkap 62 Kasus TBC dan Solusi Stunting di Tengah Pemukiman Padat - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Wali Kota Bandung Turun Gang, Ungkap 62 Kasus TBC dan Solusi Stunting di Tengah Pemukiman Padat

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela kegiatannya terjun ke tengah masyarakat sebagai bagian dari Program Siskamling Siaga Bencana.
Prakata.com - Di balik kepadatan permukiman dan deretan rumah kontrakan di Kelurahan Pelindung Hewan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan blusukan menyusuri lorong-lorong sempit. Didampingi jajaran pemerintah daerah dan DPRD, kunjungan ini merupakan bagian dari program Siskamling Siaga Bencana edisi ke-16, Senin (13/10/2025).

Farhan mengungkap temuan serius di lapangan. "Kami mendapati 62 kasus tuberkulosis (TBC) aktif dan sekitar 200 suspek yang masih dipantau. Penularannya menjangkiti semua usia, dari balita hingga lansia," paparnya. Menurutnya, sanitasi yang kurang memadai dan kepadatan penduduk memperparah risiko penularan.

Tak hanya masalah kesehatan, Farhan juga meninjau titik rawan banjir. Ia langsung memerintahkan dinas terkait membersihkan saluran drainase yang tersumbat sampah rumah tangga. "Prinsip kita, temukan masalah, selesaikan di tempat. Jangan hanya jadi pencatat masalah," tegasnya.

Di sisi lain, Wali Kota mengapresiasi inisiatif warga yang mengintegrasikan program Buruan Sae (kebun sayur) dengan Dapur Dahsyat. Hasil panen kebun dimanfaatkan untuk memasak makanan bergizi guna mencegah stunting. "Ini model sinergi yang bagus antara kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan," ujarnya.

Kawasan Pelindung Hewan yang dihuni 2.400 jiwa dengan 500 rumah—180 di antaranya rumah sewa—akan menjadi prioritas perbaikan pemukiman. Farhan menekankan, Siskamling Siaga Bencana bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi wujud kolaborasi nyata pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi masalah dari hulu. (ziz)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel