Yenny Kristianti Apresiasi Kolaborasi Pemulangan Korban TPPO Kamboja ke Bekasi - Prakata.com | Kata-kata Dalam Berita
tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Yenny Kristianti Apresiasi Kolaborasi Pemulangan Korban TPPO Kamboja ke Bekasi

Anggota DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti (dua dari kiri) saat mengunjungi korban dugaan TPPO, bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (paling kanan), Rabu (3/9/2025).
Prakata.com – Anggota DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas keberhasilan pemulangan warga Bantargebang, Angga Karidwansyah, yang menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja. Angga dinyatakan telah kembali ke tanah air dengan selamat.

Menurut Yenny, keberhasilan pemulangan ini merupakan hasil kolaborasi dan koordinasi intensif antara sejumlah anggota dewan, yakni Wildan Fathurrahman (PKB), Sarwin Edi Saputra (Partai Golkar), dan Anton (PDI Perjuangan), bersama dengan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif Kota Bekasi membuahkan hasil yang menggembirakan bagi keluarga. Alhamdulillah, Angga sudah bisa kembali ke pangkuan keluarganya dengan selamat,” ujar Yenny Kristianti, Rabu (3/9/2025).

Sebagai bentuk perhatian, Yenny bersama Wali Kota Tri Adhianto serta para anggota dewan lainnya secara langsung mengunjungi kediaman Angga Karidwansyah di Kelurahan Bantargebang. Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), aparatur pemerintah Kecamatan dan Kelurahan setempat.

Dalam kunjungannya, mereka menyampaikan dukungan moral kepada keluarga dan mendengarkan secara langsung proses yang dialami Angga. Yenny menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya warga Bekasi, dari praktik-praktik TPPO yang semakin marak.

“Ini adalah momentum bagi kita semua untuk lebih waspada dan meningkatkan perlindungan. Kami di DPRD akan mendorong program-program yang bisa mencegah warga kita menjadi korban penipuan dan TPPO serupa,” pungkas Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.

Ia juga mendorong Pemkot Bekasi dalam hal ini Disnaker memperluas lapangan pekerjaan dan pelatihan kerja. Pelatihan kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri maupun menyesuaikan minat dan bakat masyarakat untuk berwirausaha.

Korban, Angga Karidwansyah, diduga menjadi sasaran sindikat TPPO yang mengiming-imingi tawaran kerja ke Kamboja. Berkat upaya kolektif yang cepat, pemulangan dapat dilakukan sehingga ia dapat bersatu kembali dengan keluarganya di Bekasi. (Gud)

Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel