![]() |
| Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (tiga dari kanan) menyerahkan santunan dan beasiswa kepada salah seorang ahli waris pada momen Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas), Kamis (4/9/2025). |
Prakata.com – Kantor BPJS Ketenagakerjaan merayakan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) dengan menyelenggarakan sebuah acara bertema "Andai Tau Duluan" yang dihadiri oleh peserta jaminan sosial dan sejumlah ahli waris penerima santunan, Kamis (4/9/2025).
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan kedekatan dengan peserta ini menghadirkan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Dalam sambutannya di hadapan para peserta, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap peran BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam program perlindungan bagi pekerja non-formal di wilayahnya.
“Kota Bekasi sudah keren. Salah satu kerennya adalah bagaimana Pemerintah Kota Bekasi juga ikut menyejahterakan, terkait dengan bagaimana caranya, RT, RW, Posyandu, itu juga sudah dicover oleh BPJS dan dibiayai oleh pemerintah untuk mengcover hampir 10.000 pekerja non-formal yang memiliki risiko tinggi,” ujar Tri Adhianto.
Ia menekankan komitmen pemerintah daerah untuk mencegah timbulnya kemiskinan baru akibat musibah yang menimpa seorang pencari nafkah. Program ini, lanjutnya, menjadi jaring pengaman agar keluarga yang ditinggalkan dapat tetap hidup sejahtera.
“Itu nanti akan kita cover oleh pemerintah terkait dengan pembayaran BPJS karena kita sadari betul bahwa pada saat kondisi tertentu, kita tidak boleh ada muncul kemiskinan baru. Kita tidak ingin ada kesusahan baru sehingga anak istri yang ditinggalkan atau suami yang ditinggalkan tetap hidupnya sejahtera,” jelasnya.
Tri Adhianto juga berharap agar anak-anak dari para peserta dapat terus mengenyam pendidikan hingga ke jenjang tertinggi.
“Supaya tetap ada keberlangsungan terhadap kehidupan, anak-anaknya tetap harus bisa sampai kuliah dan lulus,” tambahnya.
Di hadapan para peserta program BPJS, Wali Kota juga meminta agar BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pesertanya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah dan seluruh stakeholder adalah pelayan bagi masyarakat.
“Saya minta (BPJS) untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat Bapak Ibu sekalian. Artinya, hari ini baik itu pemerintah, pemerintah daerah, maupun stakeholder yang melayani keluarga masyarakat, adalah pelayan Bapak Ibu sekalian. Bapak Ibu adalah pelanggan yang terbaik agar kita ada satu keberlangsungan terkait dengan program-program yang ada,” pesannya.
Sebagai penutup, ia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perbaikan layanan BPJS Ketenagakerjaan. “Tentu saja kami akan terus memperbaiki diri. BPJS itu akan terus melengkapi dengan teknologi, memperbaiki pelayanan,” ucapnya. (Gud)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel


