![]() |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat menghadiri pendistribusian bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dari Bapanas, Jumat (18/7/2025). |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa program
ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat di
tengah tantangan ekonomi. Setiap keluarga menerima total 20 kilogram beras,
dengan rincian 10 kilogram per bulan yang diberikan sekaligus.
“Ini adalah wujud tanggung jawab pemerintah dalam menjaga
kesejahteraan warga. Kami harap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk
kebutuhan pangan, bukan untuk dijual atau keperluan usaha,” tegas Farhan saat
meninjau penyaluran di Kelurahan Cihapit, Bandung Wetan, Jumat
(18/7/2025).
Ia menjelaskan, data penerima bantuan bersumber dari Data
Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSS) yang ditetapkan pemerintah pusat.
Penurunan jumlah penerima dibandingkan tahun sebelumnya (dari 109.333 menjadi
85.167 KPM) bukan indikator penurunan kemiskinan, melainkan hasil evaluasi
kebijakan.
“Masuk dalam daftar penerima bukan berarti tidak mandiri.
Ini adalah dukungan agar warga bisa lebih sejahtera,” ujarnya.
Dengan asumsi harga beras Rp12.800 per kilogram, total nilai
bantuan untuk dua bulan mencapai sekitar Rp260.000 per keluarga. Farhan
berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus membawa
keberkahan bagi Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
(DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyatakan bahwa penyaluran ditargetkan
rampung sebelum 30 Juli 2025. Jika terdapat penerima yang tidak memenuhi syarat
atau telah pindah, bantuan dapat dialihkan melalui musyawarah kelurahan.
“Kelurahan dapat menunjuk penerima pengganti, terutama warga yang belum pernah mendapat bantuan seperti PKH atau BPNT,” jelasnya. (ray)
Ikuti Berita Terbaru di WhatsApp Channel