![]() |
| Seorang relawan sedang mengevakuasi ibu korban banjir di Kota Tangerang. |
“Banjir di kawasan ini bukan kali pertama terjadi. Curah
hujan ekstrem selama sepekan terakhir menyebabkan debit air melampaui kapasitas
dan menggenangi permukiman warga, termasuk di Ciledug Indah. Namun, saya sangat
menghargai upaya sigap Pemkot Tangerang dalam memitigasi dampaknya bagi
masyarakat,” ujar Andra Soni.
Selama kunjungannya, Gubernur menyaksikan sejumlah langkah
konkret yang telah diambil Pemkot Tangerang, seperti pemasangan turap tambahan
di bantaran Kali Angke serta penyiapan pompa air portabel di lokasi-lokasi
rawan banjir.
“Koordinasi antara Pemkot Tangerang dengan pemerintah pusat
dan daerah sekitar berjalan baik. Pembangunan turap dan penyediaan pompa air
sudah memadai, tetapi tingginya intensitas hujan membuat permukaan air naik
secara signifikan hingga meluap ke pemukiman,” tambahnya.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyatakan bahwa pihaknya
telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk membantu korban banjir. Sebanyak 21
titik banjir teridentifikasi, dengan Ciledug Indah sebagai salah satu wilayah
paling parah terdampak.
“Kami telah menyiapkan posko pengungsian, layanan kesehatan,
serta bantuan logistik seperti makanan, pakaian, selimut, dan kasur bagi warga
yang mengungsi,” jelas Sachrudin.
Pemkot Tangerang juga mendirikan 11 posko banjir yang
dilengkapi tenaga medis dan peralatan kesehatan. Ribuan paket bantuan, termasuk
makanan siap saji serta kebutuhan khusus balita dan lansia, telah
didistribusikan untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
Selain penanganan darurat, Pemkot Tangerang terus melakukan
upaya jangka panjang, seperti pembangunan embung dan peningkatan ketinggian
turap untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.
“Kami membangun kolam retensi di titik-titik strategis,
meningkatkan kapasitas pompa, dan memperbaiki drainase. Kami juga berkoordinasi
dengan pemerintah pusat untuk memperkuat pengendalian banjir di daerah aliran
sungai,” papar Sachrudin.
Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah
memastikan keselamatan warga terdampak serta mempercepat pemulihan kondisi
wilayah.


