![]() |
| Smartren Ramadan 1446 H di SMKN 15 Kota Bekasi. |
“Istilah
Smarttren singkatan dari Smart Pesantren, yaitu kegiatan menuntut ilmu agama
agar menjadi cerdas secara sikap, yakni berakhlak mulia,” kata Kepala SMKN 15 Kota Bekasi, Supriatin, Kamis
(6/3/2025).
Ia menjelaskan,
Smartren meliputi berbagai macam aktivitas yang dirancang untuk memperkaya
spiritualitas dan membangun karakter siswa. Kegiatan Smartren meliputi Shalat
Wajib dan Shalat Dhuha, Tadarus Alquran, Rantang
Kanyaah, Wakaf Alquran, Penulisan Mushaf, Infaq Shodaqoh Harian (IHSAN), dan Kegiatan
Amaliah di Rumah (KAROMAH).
“Dari setiap
kegiatan itu masing-masing ada tujuannya, misalnya shalat agar menjadi
pembiasaan ibadah harian, rantang kanyaah membagikan takjil dan sembako kepada
yang membutuhkan dan IHSAN untuk mengasah jiwa dermawan bagi siswa,” jelas
Supriatin.
Kepala Sekolah
berhijab ini menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dan dukungan
penuh dari para guru yang mendampingi setiap kegiatan. Dirinya menyampaikan harapannya agar kegiatan
penuh makna di Bulan Suci Ramadan memberikan dampak positif bagianak didiknya.
"Kami berharap melalui Smartren Ramadan ini, siswa
tidak hanya semakin dekat dengan Allah SWT, tetapi juga tumbuh menjadi individu
yang berakhlak mulia, memiliki kepedulian sosial, dan mampu memimpin diri
sendiri serta orang lain dalam kebaikan,” harapnya.
Supriatin
menambahkan, Kegiatan
Smartren Ramadan sejalan dengan Surat Edaran Bersama Mendikdasmen,
Menag, dan Mendagri Nomor 4 Tahun 2025 tentang pembelajaran di bulan Ramadan
yang menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai religius dalam proses
pendidikan.
“Dengan semangat kebersamaan dan bimbingan para guru hebat, pelaksanaan Smartren Ramadan ini diharapkan menjadi momentum berharga bagi siswa untuk memperkaya diri dengan ilmu, iman, dan kepedulian terhadap sesame,” pungkasnya. (Gud)


